Cara Mendidik Anak Versi Keluarga Uya Kuya

Porindo.com – Salah satu host kondang yang sedang naik daun yaitu Uya Kuya belum lama ini membagikan Cara Mendidik Anak Versi Keluarga Uya Kuya diselang kesibukannya dengan beberapa awak media.

Semua orang tua pastinya akan memiliki cara mendidik anak tersendiri yang sesuai dengan prinsip-prinsip kelurganya masing-masing. Hal itu juga terjadi pada Artis kondang Uya Kuya dalam membesarkan kedua anaknya yang bernama Sydney Agusto Putra Utama alis Nino dan Cinta Kuya.

Dalam Cara Mendidik Versi Keluarga Uya Kuya mengaku tidak pernah memarihi maupun menggunakan cara kekerasan untuk mengurusi anak-anaknya.

“Kalau saya sih jarang banget marah, Tapi sekalinya marah anak-anak bakal takut ke saya. Kalau marah-marah lebih sering Astrid tuh ibunya… Kalau bapaknya jarang marah, Sekalinya marah itu pasti karena uda keterlaluan.” Ungkapnya.

Baca Juga : Kedutaan Jerman Bantu Korea Utara Sukseskan Program Senjata Nuklir

Saat di Gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (2/2) lalu, Uya pun mengungkapkan penyebab kemarahannya pada kedua anak kesayangannya.

“Marahnya gini, Kalau Nino orangnya jujur. Kalau Cinta kadang-kadang nggak enakan jadi suka nutupin sesuatu, Bukan bohong tapi susah mau cerita dan terbuka. Itu saya marahnya di situ.” Tambahnya

Istri Uya, Astrid Margaretha pun juga mengaku kalau dia dan suaminya selama ini menggunakan cara mendidik anaknya agar lebih terbuka dan dekat. Tidak hanya sang buah hati, Mereka pun sebisa mungkin untuk saling bicara saat ada masalah. – Berita Viral Terbaru

“Cara mendidik anak yang baik itu, Apapun yang terjadi itu harus bicara, Sebab kita sebagai orangtuanya sudah seharusnya mengetahui tentang mereka. Terkadang begini, Kalau kita lagi bete pasti ketahuanlah. Apa lagi pas punya masalah di kantor segala macam efeknya bisa jatuh ke anak. Tapi kalau aku seperti itu langsung selalu ngomong kemereka ‘iya kak, mamah maaf ya, mamah bener-bener lagi bete nih lagi kesel banget sama orang.” Kata Astrid

Tidak berhenti sampai di situ, Astrid juga menyampaikan neskipun kita nggak cerita secara gamblang yang penting mereka tahu. ‘oh iya mama gua lagi ada masalah’. Kadang orang tua ada yang marah-marah aja, Tapi nggak cerita. Kan anak juga langsung berpikir, ‘ini kenapa sih nyokap gua suka marah-marah nggak jelas’. Aku selalu usahain cerita jadi anak-anak bisa tahu.

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.