Internet di Bali Akan Mati Saat Hari Raya Nyepi Mendatang

Porindo.com – Suara dari Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) kepada Pemerintah yang ingin agar internet di Bali dimatikan saat Hari Raya Nyepi membuat banyak masyarakat Indonesia cukup kaget.

Pasalnya internet dijaman sekarang ini tidak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari yang serba modern. Namun meski demikian PHDI tetap menyampaikan usulannya tersebut pada Kementrian Informasi dan Komunikasi (Kominfo). – Berita Unik Terbaru

Alasan dari PHDI untuk mengajukan pemutusan jaringan internet selama Hari Raya Nyepi demi lebih menjaga kehikmatan, Sebab selama ini perayaan nyepi malah dijadikan ajang swa-foto yang sebenarnya sudah lepas dari konteks perayaan tersebut.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua PHDI Provinsi Bali yaitu Pro. I Gusti Ngurah, Beliau menjelaskan kalau usulan jaringan internet dimatikan selama Hari Raya Nyepi merupakan kesepakatan bersama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Bali.

Sehingga sudah dilakukan pertemuan dengan tokoh-tokoh pemuka agama serta perwakilan dari pemerintah seperti Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan informasi Provinsi Bali.

Baca Juga : Jokowi Perintahkan Kapolri Berantas Muslim Cyber Army

Melalui kesepakatan itu dibentuk empat poin penting, Salah satunya soal himbauan pada para provider internet untuk bersedia menghentikan jaringan internet selama 24 jam pada Hari Raya Nyepi di Bali.

Sebab internet adalah salah satu unsur hiburan yang tidak diperbolehkan ada pada perayaan nyepi, Mereka menganggap hal tersebut dapat mengkikis nilai leluhur yang selama ini dihormati.

Padahal hiburan jenis apapun sangatlah dilarang dalam kepercayaan orang hindu saat Hari Raya Nyepi, Melalui internet para penggunanya tetap dapat menikmati lagu atau video untuk menghilangkan kejenuhan.

Walaupun usulan ini memancing pro dan kontra, Tetapi mereka yakin kalau masyaraqkat Bali yang mayoritas beragama Hindu setuju akan usulan tersebut.

Namun dari pihak Pemerintah Provinsi Bali menjelaskan bahwa ini baru berupa himbauan, Sehigga belum ada sanksi bagi provider yang melanggar himbauan itu.

PHDI berharap bahwa pihak provider mau sadar untuk bekerjasama dalam menghormati keyakinan mayoritas masyarakat Bali, Tetapi jika memang sangat sulit untuk diterapkan, Nantinya akan diadakan diskusi untuk menyelesaikan masalah ini.

Pada saat Nyepi, ada beberapa hal yang pantang untuk dilakukan. Di antaranya adalah amati geni (tidak menyalakan api/lampu), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian) dan amati lelanguan (tidak bersenang-senang).

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.